Minggu, 20 September 2020

 

PERENCANAAN STRATEGIS (RENSTRA) SEKOLAH

Tc.ziah (rangkuman semol (seminar online))

Untuk mengawali pembahasan mengenai Perencanaan Strategis (Renstra) sekolah, saya benar benar tidak tau apa itu perencanaan strategis sekolah..

Blengggg...nggak pernah dengar...apalagi baca...

Dan ternyata sebenarnya Renstra adalah hal penting yang 'seharusnya' ada di sebuah sekolah.

Cuss....langsung tuh..berselancar di dunia Maya..dan hasilnya..

Dan ...

jika diperhatikan baik-baik ... Renstra sekolah tidak jauh beda dengan perencanaan Jangka panjang dari sekolah tsb.

Jadi kalau di sebuah sekolah tidak ada renstra, bukan berarti sekolahnya tidak bagus.

Hanya saja, dengan memiliki renstra sekolah, maka berarti para pemimpin di sekolah tsb telah memiliki rencana matang dalam pengembangan sekolah nya.

Membuat Renstra adalah pekerjaan Kepala Sekolah.

Tapi dalam pembuatannya bisa merangkil guru yang bisa diajak berdiskusi.

Kalau di sekolah swasta, bisa jadi yayasan diikut sertakan dalam rencana pembuatannya

Renstra termasuk dalam perencanaan pendidikan.


Terdapat empat hal yang menyangkut perencanaan pendidikan yaitu :

1. Tujuan yang akan dicapai dalam perencanaan

2. Keadaan yang terjadi sekarang

3. Alternatif pilihan kebijakan dan prioritas dalam mencapai tujuan, dan

4. Strategi penentuan cara yang terbaik untuk mencapai tujuan


Pembuatan renstra sedikit lebih ribet.

Karena renstra dibuat dengan lebih detil.


Renstra harus fleksibel, tidak boleh statis atau menumpuk, secara berlebihan pada lingkungan tersebut, perencanaan harus selaras dengan dinamika pergerakan sekolah dimana itu menjadi sesuatu yang diprediksi.


Saat membuat Renstra, seorang pemimpin sekolah tidak bisa hanya berangan tentang masa depan.

Renstra dibuat dengan data yang diusahakan valid.

Bisa jadi melalui sebuah analisis.


Tentu saja saat pemimpin sekolah merancang atau membuat renstra yang notabeme bukan hal yang semudah membalik telapak, tangan, pemimpin sekolah akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut

👇


* sekolah akan memiliki pedoman yang konsisten bagi kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakannya.

* para pemimpin sekolah akan sangat terbantu dalam membuat keputusan (karena renstra akan memberikan banyak informasi).

* Meminimumkan kesalahan, karena tujuan atau sasaran dan strategi dirumuskan dengan cermat.


Dan salah satu keuntungan lain dari adanya renstra sekolah adalah:

saat sekolah atau lembaga pendidikan tsb mengalami pergantian pemimpin atau kepala sekolag, maka pembangunan dan perkembangan sekolah bila terus dilanjutkan.


Tidak harus mulai dari nol lagi seperti di pom bensin.


Kalau detiap ada ganti Kepala Sekolah, lalu ganti perencanaan pengembangan sekolah, maka sekolah tsb akan maju dengan selangkah lebih lambat.


*saya tidak bilang klo sekolah tsb tidak bisa maju ya 😃


Namun ... di sisi lain, tentu renstra tetap memiliki kekurangan.


Pembuatan Perencanaan strategis (secara formal) biasanya memerlukan investasi dalam waktu, uang, tenaga yang cukup besar. Karena seperti yang saya sampaikan sebelumnya, renstra biasanya dibuat dengan lebih detil.


Dan itulah mengapa, lebih banyak pimpinam sekolah yang punya RKJM dan RKJP tapi tidak punya Renstra,

namun, saat sang kepala sekolah punya Renstra Sekolah, kemungkinan besar sang kepala sekolah memiliki RKJP juga di sekolahnya.


Seorang Kepala Sekolah memiliki banyak hal lain yang harus diketahui, dikuasai dan dilakukannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar