PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BAHASA ARAB KOMUNIKATIF
Fokus dari materi ini adalah tentang bagaimana mengembangkan perangkat pembelajaran yang berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) atau dalam istilah lain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) komunikatif untuk pembelajaran bahasa Arab. Dalam hal ini, saya lebih memilih menggunakan istilah LKS, daripada LKPD dengan alasan lebih familiar.
Adapun cakupan materi seminar ini adalah sebagai beikut:
1. Definisi perangkat pembelajaran
2. Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahasa Arab sebagai salah satu perangkat pembelajaran
3. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Bahasa Arab Komunikatif
1. DEFINISI PERANGKAT PEMBELAJARAN
Apakah perangkat pembelajaran itu?
Banyak teori yang menjelaskan tentang definisi perangkat pembelajaran. Salah satu di antaranya, yaitu teori yang dikemukakan oleh Nazarudin (2007: 111) yang menyebut bahwa perangkat pembelajaran adalah segala sesuatu atau beberapa persiapan yang disusun oleh guru baik secara individu maupun berkelompok agar pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran dapat
dilakukan secara sistematis dan memperoleh hasil seperti yang diharapkan, sedangkan perangkat pembelajaran yang dimaksud terdiri atas Analisis Pekan Efektif, Program Tahunan, Program Semester, Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Kriteria Ketuntasan Minimal.
Teori lain yang dikemukakan Zuhdan, dkk (2011: 16) menyebut bahwa perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran.
Dari kedua teori di atas, kita dapat mengambil benang merah bahwa secara sederhana, perangkat pembelajaran dipahami sebagai perangkat atau perlengkapan apa saja yang digunakan dalam kegiatan / proses pembelajaran, dapat berupa RPP, Silabus, Program Tahunan, bahkan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk kegiatan penilaian hasil belajar siswa.
Adapun perangkat pembelajaran yang dibahas dalam materi seminar ini adalah adalah Lembar Kerja Siswa (LKS) pada mata pelajaran Bahasa Arab.
Selanjutanya yaitu pembahasan materi tentang “LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BAHASA ARAB SEBAGAI SALAH SATU PERANGKAT PEMBELAJARAN.”
2. LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BAHASA ARAB SEBAGAI SALAH SATU PERANGKAT PEMBELAJARAN
Definisi Lembar Kerja Siswa (LKS)
Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau penyelesaian masalah. Lembar kerja siswa bisa dalam bentuk panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif ataupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi.
Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan lembaran-lembaran yang berisi tugas yang wajib dikerjakan oleh siswa. LKS pada umumnya berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas. Sebuah tugas yang diperintahkan dalam lembar jelas kompetensi dasar yang akan dicapainya.
LKS berisi sekumpulan kegiatan mendasar yang wajib dilaksanakan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar sesuai indikator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh (Trianto, 2010: 111).
LKS bisa digunakan untuk mata pelajaran apa saja. Tugas-tugas sebuah lembar kegiatan tidak bisa dikerjakan oleh siswa secara baik jika tidak dilengkapi dengan buku lain atau referensi lain yang terkait dengan materi tugasnya (Madjid, 2007: 177).
Sistematika Lembar Kerja Siswa (LKS)
a. Judul
b. Pengantar
c. Tujuan Kegiatan
d. Alat dan bahan
e. Langkah Kegiatan
Struktur Lembar Kerja Siswa (LKS)
LKS setidaknya memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Judul
b. Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru)
c. Kompetensi yang akan dicapai
d. Informasi pendukung
e. Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja
f. Penilaian
Langkah-langkah penulisan Lembar Kerja Siswa (LKS)
a. Melakukan analisis kurikulum; kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan materi pembelajaran.
b. Menyusun peta kebutuhan LKS
c. Menentukan judul LKS
d. Menulis LKS
e. Menentukan alat penilaian
3. “PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BAHASA ARAB KOMUNIKATIF.”
Definisi Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab Komunikatif
Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab komunikatif adalah LKS yang diperuntukkan untuk mata pelajaran bahasa Arab, yang disusun berdasarkan empat aspek keterampilan berbahasa Arab yang dapat membuat siswa menjadi terlatih untuk dapat berkomunikasi dalam bahasa Arab, baik komunikasi lisan maupun komunikasi tulis.
Istilah Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab komunikatif sengaja saya highlight dalam materi seminar ini dengan harapan LKS bahasa Arab ke depannya, disusun berdasarkan fungsi komunikatif dari bahasa Arab itu sendiri. Dalam arti, LKS bahasa Arab disusun dengan mempertimbangkan aspek keterampilan berbahasa Arab, baik keterampilan mendengar, berbicara, membaca dan menulis.
Langkah-langkah menyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab Komunikatif
Langkah-langkah penyusunan LKS bahasa Arab komunikatif tidak jauh berbeda dengan LKS biasa pada umumnya. Hanya saja, LKS bahasa Arab komunikatif ini lebih menekankan latihan aspek komunikasi dalam bahasa Arab.
Adapun langkah-langkah penyusunan LKS bahasa Arab komunikatif sebagai berikut:
a. Melakukan analisis kurikulum bahasa Arab yang berlaku pada tingkat satuan pendidikan tertentu (misalnya SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA) sesuai dengan LKS yang akan disusun.
b. Mempelajari kompetensi inti dan kompetensi dasar yang memuat empat aspek keterampilan berbahasa Arab (mendengar, berbicara, membaca dan menulis)
karena keterampilan berbahasa ada 4, maka keterampilan-keterampilan tersebut harus dicover pada soal-soal latihan yang ada pada LKS
c. Mempelajari indikator
d. Mempelajari materi pembelajaran
e. Menyusun peta kebutuhan LKS
f. Menentukan judul LKS
g. Menulis LKS
h. Menentukan alat penilaian
Langkah-langkah Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab Komunikatif
1. Melakukan analisis kebutuhan (needs assessment) terhadap LKS Bahasa Arab Komunikatif melalui survei lapangan.
2. Membuat desain LKS Bahasa Arab Komunikatif
3. Memvalidasi desain LKS Bahasa Arab Komunikatif oleh pakar atau ahli untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan desain LKS
4. Melakukan uji coba penggunaan LKS Bahasa Arab Komunikatif secara terbatas
5. Melakukan uji coba coba penggunaan LKS Bahasa Arab Komunikatif lebih luas
6. Mencetak LKS Bahasa Arab Komunikatif secara massal
nah, lazimnya untuk mengembangkan sebuah bahan ajar, LKS, kurikulum, dan sebagainya itu kita menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Develepment (R&D)
KESIMPULAN
Pembelajaran bahasa Arab sebaiknya diorientasikan ke arah pembelajaran yang bersifat komunikatif. Di mana, dalam pembelajaran komunikatif, siswa dilatih untuk terbiasa melakukan komunikasi dengan menggunakan bahasa Arab, baik dalam komunikasi secara lisan maupun tertulis.
Pembelajaran bahasa Arab komunikatif antara lain membutuhkan perangkat pembelajaran yang komunikatif.
Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab perlu dikembangkan agar dapat mencapai tujuan pembelajaran bahasa Arab yang semestinya, yaitu membuat siswa dapat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab, baik komunikasi tulis, maupun komunikasi lisan.
Lembar Lembar Kerja Siswa (LKS) bahasa Arab Komunikatif setidaknya memuat latihan yang mengcover empat aspek keterampilan berbahasa Arab, yaitu:
- Keterampilan menyimak (مهارة الاستماع)
- Keterampilan berbicara (مهارة الكلام)
- Keterampilan membaca (مهارة القراءة)
- Keterampilan menulis (مهارة الكتابة)