Sabtu, 26 Oktober 2019

Tri Prasetia Pelajar

Tri Prasetia Pelajar

Tri Prasetia Pelajar

1. Pelajar harus hormat,tunduk,dan taat kepada orang tua dan guru
2.Pelajar harus sopan , dan jujur dalalm segala tindakan dan perbuatan 
3.Pelajar harus berbakti kepada nusa,bangsa,dan agama 

Selasa, 22 Oktober 2019

Program kokurikuler

Program Kokurikuler Sekolah Dasar

Program Kokurikuler Jenjang Sekolah Dasar tahun pelajaran 2018/2019, Pemberlakuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidkan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35, tentang standar nasional pendidikan. 

Desentralisasi pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kebutuhan daerah yang perlu dilakukan.Penelitian yang realistis dari desentralisasi yang mengatur pendidikan ini diberikan kepada peserta pendidikan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pendidikan, seperti halnya dalam perundingan tentang pendidikan, baik dalam kaitannya dengan pelaksanaannya di satuan pendidikan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional, Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2013 sesuai standar nasional pendidikan: standar isi, proses, kompetensi, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembangunan, pembiayaan, dan pendidikan .Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.

Pengembangan Kurikulum SD Negeri 4 Aikmel ini mendukung antara yang lain sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran peserta didik diberi kesempatan untuk: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk mendukung dan menghayati, (c) belajar untuk mendukung dan membantu orang lain, (d) belajar untuk hidup bersama dan bermanfaat untuk orang lain, (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).
Kami memberikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada pengawas, guru, dan Stakeholder, terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang baik dengan Program Kokurikuler SD ini dapat diperoleh.


Program Kokurikuler SDTahun Pelajaran 2018/2019
Azas-azas dan tujuan kegiatan kokurikuler
1.  Azas-azas pelaksanaan kokurikuler
Karena kegiatan kokurikuler tidak perlu disetujui agar siswa lebih memahami dan menghayati bahan materi yang telah dipelajari pada kegiatan intrakurikuler, maka dalam pelaksanaannya harus memperhatikan azas-azas kokurikuler yang telah digariskan oleh Depdiknas RI ini:
  • Harus menunjang langsung pada kegiatan intrakurikuler dan keperluan belajar siswa.
  • Tidak merupakan beban yang berlebihan bagi siswa.
  • Tidak membutuhkan beban tambahan untuk orang tua siswa
  • Memerlukan pengadministrasian, pemantauan (pemantauan) dan Ubah.

Melaksanakan kokurikuler membuatnya tidak menjadi beban yang berlebihan bagi siswa, berarti seseorang dalam memberikan tugaskanlah Mengelola rupa membuat tidak memuat materi yang berlebihan baik materi maupun beban mental. Karena hal tersebut menyebabkan masalah psikologis yang dapat mengganggu siswa antara murung dan gelisah lainnya. Kegiatan kokurikuler harus diterima oleh siswa sebagai hal yang bermanfaat dan menyenangkan.
Seharusnya kokurikuler harus meminta administrasi, mengawasi dan meminta bantuan guru, dan meminta pegadministrasian yang baik. Yang dilakukan dalam bentuk bantuan yang jelas, pencatatan yang teratur, pemantauan dan bimbingan yang baik serta yang tertib. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kegiatan dan hasil pelaksanaan kurikuler.
 2. Tujuan kokurikuler
Menurut Burhan Nurgiantoro "tujuan kokurikuler adalah untuk menunjang program intrakurikuler dan menghayati materi pendukung yang telah didukung pada kegiatan intrakurikuler.
Sementara menurut Winarno Hamiseno, kegiatan kokurikuler mendukung program dukungan intrakurikuler agar siswa dapat lebih menghayati bahan yang telah dipelajarinya serta melatih siswa utuk melak tugas-tugas tradisional yang bertangung jawab.
Berdasarkan dua pendapat tersebut dapatlah penulis simpulkan tujuan kokurikuler sebagai berikut:
  • Menunjang pelaksanaan kegiatan intra kurikuler.
  • Untuk mendalami dan menghayati jenis bahasan yang diundang.
  • Melatih siswa untuk menyelesaikan tugas bertangung jawab.

Sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan kokurikuler antara yang lain dapat terdiri dari tugas pengantaran rumah kelompok atau perorangan.
Untuk lebih jelasnya akan diuraikan sebagai berikut:
  • Pemberian tugas oleh Kelompok, Pemberian tugas kelompok diarahkan untuk mengembangkan sikap gotong royong harga dukungan, tenggang rasa, kerja sama, yang akhirnya dapat membuat siswa menjadi anggota masyarakat yang baik.
  • Pemberian tugas perorangan, Diarahkan pada pengembangan akal, Atasan minat serta kemampuan siswa agar dapat mandiri.

JENIS-JENIS KEGIATAN KOKURIKULER SD
Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan yang sangat erat dan menunjang serta membantu kegiatan intrakurikuler. Kegiatan-kegiatan kokurikuler ini dilaksanakan di luar jadwal intrakurikuler dengan maksud agar siswa lebih memahami dan memperdalam pembelajaran yang ada dalam program intrakurikuler. Berikut Jenis-jenis Kegiatan kokurikuler di masing-masing mata pelajaran di SD adalah sebagai berikut: 
1.  Pendidikan Agama Islam

  • Membuat materi pelajaran
  • Membuat kliping
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas
  • Mengisi lembar tugas tentang isi ceramah lewat mimbar khutbah jum'at
  • Mengisi lembar tugas tentang kegiatan bulan Ramadhan
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyalin ayat atau surat pilihan.
  • Kegiatan Solat berjamaah
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

2.  Pendidikan Kewarganegaraan

  • Tugas wawancara dengan narasumber
  • Melakukan tugas
  • Membuat kliping
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah dan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

3.  Pendidikan Bahasa Indonesia

  • Kegiatan literasi (15 menit sebelum belajar) dalam rangka pembiasaan gemar membaca
  • Tugas wawancara dengan narasumber
  • Melakukan tugas-tugas pembiasaan Berbahasa Indonesia di Lingkungan sekolah
  • Membuat kliping
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas
  • Memajang Hasil Karya di Majalah Dinding
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah dan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

4.  Matematika

  • Latihan-latihan soal
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah dan tugas-tugas kelompok
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas

5.  Ilmu Pengetahuan Alam

  • Kegiatan literasi
  • Membuat materi pelajaran
  • Membuat kliping
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas / Majalah dinding
  • Mengisi lembar-lembar observasi
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyelesaikan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

6.  Ilmu Pengetahuan Sosial

  • Kegiatan literasi 
  • Membuat materi pelajaran
  • Membuat kliping
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas / Majalah dinding
  • Mengisi lembar-lembar observasi
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyelesaikan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

7.  Seni Budaya dan Keterampilan

  • Kegiatan literasi 
  • Pengamatan hasil karya seni orang lain
  • Membuat karya sederhana
  • Pementasan / Pameran Seni
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas / Majalah dinding
  • Mengisi lembar-lembar observasi
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyelesaikan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

8.  Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

  • Kegiatan P3K dan Dokter Cilik
  • Kegiatan lomba dan pertandingan dalam kejuaraan
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas / Majalah dinding
  • Mengisi lembar-lembar observasi
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyelesaikan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

9. Muatan Lokal

  • Kegiatan literasi 
  • Pengamatan hasil karya seni orang lain
  • Membuat karya sederhana
  • Pementasan / Pameran hasil karya
  • Memajang Hasil Karya di Pajangan Kelas / Majalah dinding
  • Mengisi lembar-lembar observasi
  • Menyelesaikan soal-soal pekerjaan rumah
  • Menyelesaikan tugas-tugas kelompok
  • Tugas-tugas lain yang dapat membantu siswa untuk memiliki tugas bertanggung jawab.

Minggu, 20 Oktober 2019

Muhasabah

For Muhaasabah...

WARTAWAN YG HASIL FOTONYA DAPAT PENGHARGAAN DUNIA, BUNUH DIRI KARENA MENYESAL TIDAK MENOLONG GADIS YG DIFOTONYA.

Penghargaan tertinggi Jurnalistik Pulitzer 1994 adlh tentang seorg gadis yg menangis kelaparan & berusaha merangkak kelelahan menuju camp pengungsian PBB berjarak 1 Km dr tempatnya, dg tanpa pakaian & tulang kurus menonjol di mana², sementara di belakangnya di bayang²i burung pemakan bangkai yg sdh mencium bau kematian gadis kecil tsb.

Foto tsb di ambil di Afrika Selatan oleh seorg wartawan bernama Kevin Carter, yg mendengar suara tangis anak tsb, sempat menunggu selama 20 menit spy burung pemakan bangkai itu pergi, tp akhirnya... sekedar mengambil foto gadis itu krn burung pemakan bangkai tdk juga meninggalkan gadis tsb & Kevin meninggalkannya begitu saja krn dia takut tertular penyakit dsb.

Ttp...begitu foto tsb dipublikasikan, New York Times yg menerima foto tsb segera menerima ribuan telepon menanyakan kabar gadis itu :
"Apakah dia mati ?"

"Apakah bisa sampai ke penampungan PBB ?"

"Apakah dimakan burung pemakan bangkai ?"

"Bgmn saya bisa menolong gadis tsb ?"

"Mengapa KEVIN tdk menolong anak gadis itu ?"

2 bln setlh menerima penghargaan tsb, Kevin mati bunuh diri krn dihantui pemandangan tsb.

Dia tdk prnh berhenti menangis menyesali diri.
Dia lebih mengutamakan ketenarannya drpd menolong gadis kecil tsb.

"MENGAPA AKU TIDAK MENOLONG ANAK GADIS ITU !!!"

Itulah yg selalu ada dihatinya.

Penyesalan mmg selalu dtg terlambat.

Selagi masih ada KESEMPATAN ... berbuat baiklah pd banyak org, ...jgn mengharapkan imbal baliknya...

Jangan sampai kita menyesali diri krn KESEMPATAN UTK BERBUAT BAIK itu, sdh tertutup.

Jangan berhenti..
Taburkan benih kebaikan sebanyak mungkin dalam bentuk apapun disetiap jejak langkah kehidupan kita.....
Jangan pikirkan apa yg terjadi setelah itu...
Akan ada kemudahan yg nyata dalam setiap masalah yg kita hadapi
Indahnya kehidupan akan kita rasakan saat taburan kebaikan itu menyelimuti orang-orang

🙏🙏🙏

Sabtu, 19 Oktober 2019

Simulasi DAMKAR di DM


Bahan Belajar Membaca


MEDIA BELAJAR
Media belajar sangat diperlukan saat anak kelas 1 belajar membaca.
Berikut media yang bisa digunakan untuk belajar membaca kelas dasar. 

KONSTRUK 1




















workshop online SAGUSABLOG

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

Kelas SAGUSABLOG ada di IGI (Ikatan Guru Indonesia). Hal ini untuk mempermudah guru blogger Indonesia untuk belajar bersama.

Mengikuti workshop online SAGUSABLOG sangat mudah!

Syarat untuk mengikuti kegiatan workshop online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) adalah:
  1. Mempunyai No KTA IGI Terbaru (terdaftar secara resmi di Sistem keanggotaan IGI:http://anggota.igi.or.id)
  2. Mempunyai laptop/ tablet A8
  3. Mempunyai akun telegram aktif (aplikasi messenger telegram baik di android atau berbasis desktop/ web)
  4. Koneksi internet
  5. Email gmail aktif
  6. Mendaftar online untuk mendapatkan kelas dalam group telegram