Efektifitas dalam public speaking merupakan metode untuk mengggerakan orang banyak pada sebuah tujuan.
Dan dengan metode yang tepat ini, semua orang akan turut serta tergerak melakukan sesuatu seperti yang diarahkan kepadanya.
Untuk itu sangatlah penting bagi seorang pemimpin untuk menguasai ilmu public speaking.
Seorang pemimpin yang amanah dan pandai berkomunikasi dengan anggotanya tentunya akan lebih mampu memanage organisasi yang dipimpinnya dengan lebih baik.
Saya pribadi tidak mengatakan bahwa seorang pemimpin yang pendiam tidak akan berhasil ... tentu tidak.
Dan kemampuan public speaking sebenarnya tidak terlalu berhubungan dengan (maaf) cerewet atau tidaknya seseorang.
Public speaking yang merupakan sebuah ilmu yang bisa dikuasai dengan berlatih, akan bisa dikuasai oleh semua orang, selama orang tersebut mau mempelajari dan mempraktikkan ilmu public speaking tsb.
Nahh ... Sebagai pengalaman dalam berkomunikasi dengan anggota
Kadang kita sudah bertiket baik dan berusaha mengajak komunikasi untuk koordinasi kemudian di cuekin ..
πππ·
Ini sering terjadi dan ada beberapa rekan yang pernah menanyakan ...
Dan saya selalu menyarankan hal yang sama ...
✨✨✨
Yang penting niat kita baik,
Kemudian ... Tetaplah konsisten ...
Dan ...
Tetap melakukan komunikasi tersebut dengan baik.
(Jangan mengakhiri dengan kata-kata mencela, marah dsb.
Karena orang dewasa lebih mudah tergores dengan kebaikan, dan lebih mudah tersinggung dengan kata-kata kasar).
Enggan berbicara dengan atasan atau yg lebih tua,sering merasa segan walau terkadang tau yg dikatakan orang itu tidak benar,cuma takut menyangkal karena atasan atau orang yg lebih tua,
πππ
Yang salah akan tetap salah, Bunda.
Jadi meskipun kita tidak mengatakannya, orang selain kita juga akan tetap tau bahwa yang dikatakan 'orang tersebut' belum tentu benar.
Kita bisa saja mengingatkan saat seseorang mengatakan hal yang salah, tapi terkadang norma kita letakkan jauh di atas.
Saran saya, jika kesalahan tsb adalah sesuatu yang fatal, jangan sungakan untuk mengingatkan.
Namun tetap dengan cara yang baik dan melihat sikon.
Contoh, kita mengingatkan ketua yayasan, jangan lakukan itu di depan rapat guru.
Tapi mungkin setelah rapat berakhir, kita bisa menyampaikan dengan baik .
Grogi bisa dihilangkan dengan membiasakan diri sharing atau bicara di depan umum ...
Silahkan dicoba π❤️
Berikut ada 5 hal yang bisa kita lakukan agar kita bisa berkomunikasi dengan baik pada anggota kita ... (Saat kita memimpin, baik sama kelompok kecil maupun dalam lingkup yang besar) ...
✨✨
1. Hilangkan jenjang antara kata-kata dan tindakan.
✨✨
Semua adalah berhubungan dengan kepercayaan.
Ketika kita ingin anggota kita mengikuti kepemimpinan maka antara apa yang kita katakan dengan apa yang kita lakukan haruslah berkesinambungan.
Dan kita memang perlu untuk selalu memulai dari sekarang untuk menghilangkan jarak antara kata-kata dan tindakan.
✨✨
2. Sederhanakan yang rumit.
✨✨
Tidak semua kata-kata yang berbelit-belit itu elegan.
Kesederhanaan dan tidak ribet sebanarnya merupakan hal yang berpengaruh dalam kepemimpinan.
Tidak semua orang bisa memahami saat kita mengatakan sesuatu dengan berbelit-belit.
Pemimpin yang menguasai ilmu public speaking akan menyederhanakan pemikiran dan strategi menjadi sederhana dan mudah diingat oleh anggotanya.
Jadi kesederhanaan ini bukan hanya dalam menyampaikan instruksi, namun juga dalam menjelaskan apa yang diinginkan oleh sang pemimpin.
Tujuan utama sebuah kepemimpinan adalah anggota memahami apa yang harus dilakukannya, dan tujuan itu tidak mungkin tercapai jika untuk memahami kata-kata pemimpinnya saja sulit.
✨✨
3. Dapatkan bahasa Anda sendiri.
✨✨
Gunakan bahasa yang memang bisa dipahami. Bukan bahasa formal tingkat tinggi yang saat dicerna saja susah.
Semisalada di komunitas orang yang 100% berbahasa Melayu, maka saat rapat, tidak mengapa menggunakan bahasa daerah.
Bahasa yang akrab namun tetap santun akan memberikan efek baik bagi kelancaran komunikasi.
✨✨
4. Memiliki kemampuan untuk “terlihat”
✨✨
Kemampuan untuk terlihat ini akan menjadikan anggota kita mampu merasakan kehadiran kita.
Kita bisa saja sebagai pemimpin berkomunikasi lewat message, tanpa harus terlihat atau berinteraksi dengan yang kita kirimi pesan ...
Namun ... kita harus ingat bahwa anggota kita memerlukan kehadiran kita.
Tidak semua anggota kita memiliki kapasitas untuk memahami instruksi dan tugas hanya dalam 1 kali penyampaian.
Saat orang ingin memberikan dan melakukan yang terbaik, namun tidak ada tempat bertanya, bisa jadi hal itu menjadi tekanan baginya dan ... bisa mengakibatkan stress.
Dan kalau ada anggota kita yang seperti itu ... dan akhirnya pekerjaan terbengkalai ... yang paling rugi adalah sang pemimpin.
Seorang pemimpin hendaknya menyediakan waktu untuk bercakap-cakap dengan rekan kerja dan anggota.
Sangatlah penting saat kita memperlihatkan bahwa kita terlibat dan peduli dengan mereka.
Yang terakhir ...
✨✨
5. Perhatikan dengan mata dan telinga
✨✨
Jangan selalu berjalan tanpa istirahat ..
Sesekali berhentilah, kemudian melihat dan mendengar ...
Kita harus mengingat bahwa komunikasi yang baik adalah yang dilakukan dengan dua arah.
Pemimpin yang baik tahu bagaimana menanyakan pertanyaan yang baik dan kemudian mendengarkan dengan mata dan telinga.
Dan ... ada hal pentingnya adalah sehubungan dengan kepercayaan dan komunikasi ini ...
Sebagai pemimpin ... sedapat mungkin jangan pernah menggunakan telinga untuk melihat.
☝️☝️☝️
Maksud dari kalimat ini.
Mendengar bisikan dari tetangga...
Langsung percaya omongan orang lain tanpa melihat sendiri faktanya.
Jgn cepat terpengaruh oleh masukan orang lain tanpa mengecek kebenarannya. Jadi harus dikonfirmasi dulu.
Kita sebagai pemimpin adalah orang yang memang harus bisa dijadikan pegangan bagi SEMUA anggota kita.
Bisa bayangkan, betapa sedihnya seseorang yang difitnah ...
Dan apalagi hal itu ditanyakan oleh pemimpin kita yang seharusnya menjadi pelindung kita ...
Dan karena itulah, kita sebagai pemimpin harus Wise.
Andaipun ingin melakukan klarifikasi, lakukan dengan baik.
Bukan dengan menuduh atau menyudutkan.
Dan memang ilmu public speaking sangat diperlukan di sini ...
Trik trik untuk memberanikan diri berkomunikasi dengan atasan atau orang orang penting.
triknya hanya satu:
Harus punya sesuatu yang membuat berguna dulu di mata pimpinan saya.
Dengan begitu PeDe akan timbul dengan sendirinya.
Namun kalau ditanyai mengenai TIPS:
Hanya menyarankan satu hal, selama kita sudah melaksanakan tugas dan kewajiban dengan baik, maka tidak ada alasan bagi kita untuk berkecil hati saat bertemu dan berkomunikasi dengan pimpinan kita.
Sosok pemimpin dengan kejujuran..
Memiliki integritas.
Dan pemimpin juga harus memiliki integritas sebagai pemimpin.
Perkataan dan perbuatannya harus sepadan.
Kalau sdh merasa tertekan kerjanya tidak ikhlas dan hasilnya tidak akan maksimal.
Dan pemimpin yang baik akan menyadari itu.
Dari apa yang kita sharingkan bersama, semoga dapat sedikit banyak memberi wawasan pada kita dalam ilmu public speaking khususnya mengenai bagaimana berkomunikasi dengan baik saat kita menjadi pemimpin ...ππ
Doa terbaik saya ...
Semoga kita semua diberi kemudahan dalam belajar dan menuntut ilmu ... diberi kesempatan untuk terus mengembangkan diri ... agar kita dapat selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak didik kita. aamiin ... πππ
Semoga kita juga diberi rezeki yang melimpah oleh Allah SWT ... agar semakin leluasa dalam melakukan kebaikan ...
πΈπΈπΈ
Semoga bermanfaat
πππ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar